Rabu, 22 Agustus 2018

Betapa Tidak Mudahnya

Betapa tidak mudahnya menjadi orang baik, yang ketika berusaha menyampaikan maksud dengan baikpun, terkadang masih ada yang menilai tidak baik.

Betapa tidak mudahnya menjadi orang baik, yang ketika melakukan kebaikanpun, masih ada orang yang menganggapnya hanya kepura-puraan yang disengaja.

Memang tidak mudah, mengabaikan persepsi manusia. Tetapi niat yang lurus, semoga menjadi timbangan tersendiri, bagi orang baik yang beramal baik.

Jangan takut menjadi orang baik.
Jangan ragu untuk berbuat baik.
Karena Allah tidak pernah menilai amal seorang hamba dari tanggapan orang lain, melainkan dari niat awalnya.

Lillaah.
Walaupun lelah, insyaaAllah berkah.

Tidak mudah.
Belajar ikhlas, supaya hidup lebih mudah.

Yes, it's a big note for myself.
Cheers! Cause everything's gonna be allright! 😉

Jakarta, 22 Agustus 2018

Ketika tetiba kepikiran (lagi) tentang hoax dan niat sharing informasi, heu. Anyway, Eid Mubarak! Semoga menjadi hamba dan pribadi yg lebih baik lagi! ❤

Idul Adha

IDUL ADHA

🐏🐑🐂🐫

Belajar untuk meneladani keimanan Nabi Ibrahim dan keikhlasan Nabi Ismail terhadap ketentuan Allah.

Bahwa apa yang kita lakukan adalah semata untuk mendapatkan ridho Allah, dan apa yang nampak menjadi kepunyaan kita adalah hanya titipan yang kelak akan diminta pertanggungjawaban.

Semoga kita bisa belajar untuk 'mengurbankan' hawa nafsu kita, untuk meraih puncak keimanan dan ketaqwaan. Heu, aamiin.

Eid Mubarak everyone! ☺

*fyi, selain di Indonesia, mostly Idul Adha atau Hari Raya Besar ini justru lebih meriah lhoo dibanding Idul Fitri 😁
**can't wait to see mam and dad :")

#HappyEid #IdulAdha #ntms

Rabu, 15 Agustus 2018

Perspektif

Salah satu materi dari pelajaran Seni Budaya zaman SMP dan SMA adalah tentang Gambar Perspektif. Ada yang ingat?

Ialah ketika kita menggambar objek dari suatu titik pandang tertentu. Kalau digambar di atas kertas, titiknya bisa diambil dimana saja sih; kadang di tengah di pojok kiri, atau dimana saja. Suka-suka yang gambar. Gambarnya biasanya pake penggaris, karena gambar perspektif nih harus menggambar objek dengan menarik garis dari titik acuan.

*btw ini pelajarin seni yg cukup favorit bagi sy krn gambarnya pake penggaris jd lbh 'mudah' gak perlu mikir² amat wk

Hasilnya? Objek yang sama, tetapi dengan titik acuan berbeda, ya gambaran akhirnya akan berbeda.

Lho, tapi kan gambar awalnya sama? Yha. Tapi kan sudut pandangnya berbeda.

Sama seperti respon manusia ketika ada suatu kejadian. Pasti beda-beda, kan?

Ya, karena mereka melihat dari sudut pandang yang berbeda. Bahkan dari sudut yang sama pun, bisa jadi masih berbeda dalam menanggapi karena memang latar belakang pengetahuan yang berbeda.

Intinya,
Saling memahami.
No judgement.
Jangan lupa klarifikasi.

Karena hidup ini adalah seni untuk saling mengerti ~

Jakarta,
15 Agustus 2018

#iyainajalahyha