Jumat, 06 Oktober 2017

A Sudden Escape

Stasiun Bandung Kota

Pagi itu, akhirnya sampai juga di Kota Kembang. Alhamdulillaah. Impian (?) yang sudah lama terpendam dan juga direncanakan, pada akhirnya terlaksana tanpa rencana. Kadang Allah suka kasih kita surprise gitu. Jadi, jangan khawatir kalau rencana atau mimpi kita belum tampak batang hidungnya. Keep going. Suatu saat, Allah pasti sampaikan. 😎
Si dia lelah menunggu :P
Balik lagi, setelah hari kamisnya, di tengah2 riweuh (?) acara simposium sampai sore, si adek tetiba mengajak cabut ke Bdg. Singkat cerita, dg segala kemendadakan (?), akhirnya kita putuskan berangkat. Now or Never, heu. Malam itu, di tengah gerimis Jogja, berangkatlah ke Kota Kembang.

Jumat pagi di Bandung.
Alhamdulillah setelah chit-chat, dipertemukan dengan kawan lama yg skrg tinggal di Bandung. Arum dan pak suaminya, mas Endrian. Kita bertiga pertama bertemu tahun 2008
, saat lomba OSIS Award Kabupaten dan Kota Pasuruan. Tim saya waktu itu ada Pak Ketua (Faisol) dan Pak Wakil (Husni), bis kuning menjadi saksi perjuangan kami yang tiap minggu (?) PP Bangil-Pasuruan wkwk.
Me-Arum-Mas Endri, after 9 years separated *berasa apaan wkwk :v
Saat itu Arum dan saya (Faisol dan Husni juga) kelas 3 SMP, dan mas Endri kelas 3 SMK. Kami berhubungan tidak lama setelah acara itu saja, dan post-agenda membuat semacam pelatihan (?). Setelah itu lost contact. Ketemu lagi sama Arum tahun 2011, di Lomba Siswa Berprestasi Jatim waktu kita mau tampil seni wkwk. Udah itu aja. Then time flies. Arum dan mas Endri menikah 2015 dan sekarang tinggal di Bandung. Facebook lah perantara saya berhubungan lagi dengan Arum. Disitulah merasakan kebermanfaatan teknologi dan sosmed: mendekatkan yang jauh. Heuheu.

Full team. Dari depan: Me, Adek, Shanti/Shinta :D, Arum, mas Endri (@Farm House)
Singkat cerita, Arum dan keluarga (mas Endri, SinSan, dan Oing wkwk) menjadi guide terbaik kami hwaaa 😭 direpotin dadakan banget, dan udah baik banget 'nampung' kita berdua. Yakinlah gais, silaturahim itu penting, sodara juga. Mereka akan selalu bantu kita kalo kita butuh. Jangan lupa bantu juga orang lain, apalagi sodara dan kerabat, meski belum diminta :" Jazakumullahu khairan katsiran Arum dan keluarga :") Kata-kata terakhir di staisun: kalo kesini lagi udah bawa pasangan yaaa. Zzzzz. 

Adek, Me, Arum @Alun-ALun Bdg
Tak lama kami berdua berada di Bandung. Dua hari semalam, karena Sabtu sore sudah beranjak meninggalkan. Masih banyak kerabat yang belum ditemui, masih banyak tempat yang belum dikunjungi. Semoga Allah izinkan untuk kembali.

Hanya semalam di Bandung memberikan banyak kesan dan hikmah. Tentang takdir, ikhlas, dan jodoh wkwk.

"Bukankah yang terpenting dalam sebuah perjalanan asalah mengambil pelajaran?"


See you when I see you, Bandung.
💞

Thousands thanks for my best-travelmate si Adek sayangs 
😘
Bosscha, finally!
Nantikan kelanjutan kisahnya wkwk #naonsi

Yogyakarta, 6 Oktober 2017
Love,

Andika Putri Firdausy

#ExploreBandung #PutriPejuang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar