Sabtu, 22 Maret 2014

Esai: Kepemimpinan


Manusia adalah makhluk individu dan juga makhluk sosial. Pada dasarnya setiap manusia adalah seorang pemimpin, entah bagi orang lain ataupun bagi dirinya sendiri. Penciptaan manusia sebagai pemimpin atau khalifah di bumi ini juga merupakan titahNya. Akan tetapi terkadang kita tidak sadar bahwa kita sedang memimpin, entah itu memimpin suatu forum, kelompok, atau bahkan memimpin diri kita sendiri.
Seorang pemimpin dianggap sebagai ‘kepala suku’ atas apa atau siapa yang dipimpinnya. Ia berhak dan bertanggung jawab atas apa-apa yang dipimpinnya. Ia adalah satu-satunya orang yang harus menjadi paling rela meluangkan waktunya atas apa yang dipimpinnya. Ia adalah singa diantara domba-domba, boleh jadi yang dipimpin tidak tahu apa-apa, tetapi sang pemimpin harus tetap memposisikan dirinya.
Pemimpin bukanlah orang yang sempurna. Ia juga manusia seperti layaknya kita. Terkadang salah itu biasa, akan tetapi tanggung jawabnyalah yang diminta. Menjadi seorang pemimpin pun bukanlah perkara mudah, bukan suatu hal instan dan dapat begitu saja didapat. Jiwa pemimpin itu terlahir dan diasah, dan dibutuhkan piranti untuk mengasah.
Kepemimpinan merupakan skill dan jiwa yang wajib diupgrade. Kepanitiaan dan organisasi adalah salah satu tempat mengasah skill tersebut. Jiwa kepemimpinan pun memiliki jam terbang, semakin sering kita mengasah, semakin jiwa tersebut terbentuk dengan baik. Lingkungan yang baik juga dapat mendukung tumbuh-kembang jiwa kepemimpinan ini.
Setiap kita adalah pemimpin, dan setiap kita memiliki tanggungjawab atas apa yang kita pimpin. 

Andika Putri Firdausy,
Fakultas Geografi UGM 2012  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar