Kamis, 06 Desember 2012

Lebih baik diam, dan sabar :)



Bismillahirrohmanirrohiim. Maha Suci Allah yang tidak pernah menguji hambanya melebihi kemampuan hambaNya. Entah mengapa hari ini rasanya rasa sayangnya Allah ke aku lebih terasa dari biasanya :') Memang, manusia itu makhluk yang labil. Sekarang berkata iya, besok berkata tidak. Baru berjanji sesuatu, sedetik kemudian sudah lupa. Seperti kata pepatah jawa: ‘Isuk dhele, sore tempe’. Itulah manusia. Semudah membalik telapak tangan untuk berkata-kata. Tidak peduli baik atau buruk. Penting atau tidak. Menyenangkan atau justru menyakitkan. Hari ini aku merasa kesabaranku benar-benar diuji. Mungkin tingkatannya tidak sesulit yang tertulis, tapi aku hanyalah manusia biasa, yang bisa sakit hati juga mendengar perkataan seseorang. Aku sadar, aku sendiri juga sering berbicara tanpa berpikir apa akibat dari perkataan yang telah aku ucapkan. Aku sadar, terkadang yang menurut kita baik, bisa jadi buruk dimata orang lain. Yang menurut kita 'guyonan' bisa jadi serius dimata orang lain. Dan aku sadar, untuk tidak menyakiti orang lain, aku harus menjaga lisanku.
Hari ini aku belajar banyak. Belajar tentang kesabaran, belajar tentang arti perkataan. Memang benar, 'Berbicaralah yang baik atau diam', dan memang itu yang seharusnya kita lakukan. Bukankah lebih indah ketika kita bisa memberi manfaat dari hal-hal yang kita ucapkan daripada sekedar membuang-buang waktu dan tenaga untu berbicara hal yang tidak penting? Hidup terlalu indah untuk disia-siakan dengan hal yang tidak bermanfaat. Dan hidup terlalu indah untuk merasa sakit hati hanya karena perkataan orang lain. Hahaha :D 'Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu'. Semoga kita bisa menjadi yang lebih baik lagi dalam menjalani hidup ini. Barakallahulakum. ^^
Yogyakarta,
5 Desember 2012
13:02

Tidak ada komentar:

Posting Komentar